Gurunya Manusia

It’s 11:03 PM

Judul post kali ini sama dengan sebuah judul buku yang saya beli, tapi belum sempet dibaca habis. Tapi post ini gak akan ngebahas tentang buku itu, cuma ngutip judulnya aza. 😄

Masih teringat banget dengan jelas dulu waktu awal mau masuk kuliah saya gak mau masuk jurusan pendidikan, tanya kenapa?? Karena gak mau jadi guru. Alesannya? Simpel karena saya suka demam panggung kalau harus ngomong didepan banyak orang contohnya kalau harus presentasi (mungkin karena saya pemalu ☺️). Padahal ibu saya mendukung saya buat jadi guru aza, tapi saya yang berpendirian teguh (stubborn red) memilih buat gak jadi guru dan gak masuk jurusan pendidikan. Terus mau jadi apa? Gak tau. Hehe..

.
.
.

Singkat cerita saya lulus kuliah S1 dari universitas tercinta UGM tahun 2010. Setelah lulus saya masih bingung passion saya dimana? Saya gak tertarik kerja di industri (berdasarkan pengalaman magang yang kerjaannya monoton dan ngebosenin) tadinya berniat nyoba kerja di bagian keuangan kaya bank atau asuransi gitu karena waktu itu lagi banyak lowongan tentang itu, tapi ibu tercinta gak merestui (selain setelah dipikir itu bukan passion saya juga 😐).

Sambil apply lowongan kerja di Cianjur saya iseng apply ke tempat dulu saya bimbel buat jadi pengajar kimia (mestipun saya belum punya pengalaman ngajar sama sekali, paling cuma asisten praktikum yang beda bangetlah sama ngajar) dan kebetulan yang punyanya (namanya Kang Dian salah satu guru favorit) lagi perlu pengajar dan beliau juga masih inget sama saya sebagai siswanya dulu.

Akhirnya saya diterima dan ditraining dulu (diadain microteaching buat melatih cara ngajar dan tau apa aza yang harus dilakuin seorang pengajar) dan ternyata ngajar itu sesuatu yang berseni banget, perlu eksplorasi dan penjiwaan. Awalnya gak tau apa-apa banget dan kaya ngajar robot mungkin yaa… Tapi dengan sabar kang Dian dll bantu saya gimana supaya bisa jadi “gurunya manusia”. Iya, gurunya manusia bukan makhluk lain atau benda lain. 😁 Terima kasih kang Dian udah sangat berjasa dalam perjalanan hidup saya menemukan passion saya di bidang pendidikan.

Pengalaman pertama saya ngajar anak yang mau ikut SNMPTN waktu zaman itu, namanya anak-anak SMA luar biasa rame dan aktif (ngobrol) jadi harus sabar dan cari cara ngerebut perhatian mereka (susah karena belum pengalaman). Salah satu hal yang saya inget waktu itu saya malah ditanyain gini : bu, kalau saya mau minta tambahan malem tapi di luar belajarnya bisa gak? -.- (yang nanya anak cowo, pinter tapi iseng, setelah kenal akhirnya dia jadi baik) mungkin karena waktu itu masih keliatan bocah banget jadi malah dibully. 😭

Setelah menemukan passion di bidang pendidikan saya akhirnya memutuskan buat lanjut kuliah S2 (sempet sambil ngajar bimbel juga sampe semester dua) karena saya udah punya cita-cita baru jadi dosen (jadi keputusan lanjut kuliah saya ambil karena emang saya udah menemukan passion saya di bidang pendidikan bukan karena mau cari jodoh yaaa 😝).

Alhamdulillah selesai S2 saya dapet kesempatan ngajar di salah satu universitas di Bandung, tapi jujur sampe sekarang (udah mau semester ke-4) masih banget ngerasa banyak kekurangan yang baru disadari setelah berbuat. Pengen banget jadi guru (mestipin belum pantes disebut guru) yang seperti seharusnya, gurunya manusia, kaya gimana sih gurunya manusia? Saat ngajar bukan cuma otak, tapi juga pengertian terhadap yang dirasain semua siswa, kenal semua yang kita ajar, mengajar dengan seluruh hati dan jiwa dalam kondisi apapun (no excuses). Tapi selama ini belum terwujud kaya gitu, mungkin kesan seorang dosen selama ini emang beda sama guru yang lebih cuek dan sebagian besar gak terlalu peduli apakah mahasiswa ngerti atau gak sama materi yang dia ajarin (malah ada juga dosen yang kalo ngajar textbook thinking banget tanpa penjelasan dari pemikiran dia).

Semoga suatu saat saya bisa berkontribusi dalam mencerdaskan bangsa tercinta, dimanapun dalam bentuk apapun. Semoga saya bisa menjadi “gurunya manusia” yang seutuhnya. Aamiin.. 😊

Ini beberapa pesan dan kesan dari mahasiswa saya yang menjadi salah satu semangat yang besar buat saya supaya terus berusaha untuk menjadi seorang pengajar yang lebih baik lagi yaitu “gurunya manusia” 😊

Kalau bukan anda yang membangun bangsa jangan harapkan orang lain
-B.J. Habibie-

IMG_3086-0sa

IMG_3087-0

IMG_3088-0

IMG_3085-0

Anak muda, pergilah! Tinggalkan Indonesia!

Waktu awal-awal kuliah S1 di UGM saya punya keinginan buat pergi ke luar negeri, salah satu alesan utamanya yaitu buat liat SALJU!! Believe it or not, that was just a simple reason!
Alhamdulillah keinginan itu udah kesampaian.. 😄
Terkadang suatu mimpi yang besar, diawali dengan suatu alasan yang sederhana.

Salah satu motto saya “dream big for simple little things” (NPI)

How about you? 😊

a madeandi's life

dusunAda seorang perempuan muda duduk dan sedang membaca buku. Dia takzim menyimak kata demi kata di buku itu dan sesekali melingkari lokasi-lokasi di peta yang menghiasi halaman yang sedang dibacanya dengan pena. Dari wajah dan buku yang dibaca, saya duga dia orang Jepang atau mungkin China. Entahlah. Saya duduk di sebelahnya, sebentar lagi pesawat akan terbang dari Jakarta ke Jogja. Perempuan muda itu menoleh sekilas, tersenyum sesaat lalu tenggelam lagi dalam bacaannya.

In a holiday?” tanya saya setelah mengencangkan sabuk pengaman. Saya tidak menoleh, hanya melirik saja, sekedar untuk memulai percakapan. Rasanya aneh jika tidak menyapa orang yang duduk di sebelah saya dalam sebuah perjalanan yang berlangsung satu jam. “Yes”, katanya sambil menengok. Mungkin dia tidak menyangka saya akan menyapanya. “I hope you enjoy Indonesia” kata saya singkat sambil tersenyum. “Yes” katanya singkat dan berhenti membaca. Dari jawabannya saya bisa tahu, Bahasa…

View original post 1,379 more words

Tentang saya. Memori di Jogja…

Happiness is only real when shared.

Well, it is one of my favorite quotes.

Sebenarnya saya sendiri orang yang lebih suka menikmati dan menjalani proses kehidupan dengan apa adanya (tapi bukan berarti gak usaha). Saya berusaha yang terbaik dalam setiap yang saya lakukan tapi tidak berambisi tinggi untuk selalu jadi yang terbaik. Buat saya proses yang baik pasti membuahkan hasil yang baik juga. Tapi pastinya dengan standar yang berbeda-beda.

Sejauh ini saya sangat bersyukur karena saya diberikan berkah dan rahmat yang luar biasa dalam kehidupan saya. Memiliki seorang ibu yang superhebat, selalu memberikan apa yang terbaik yang beliau bisa dan punya. I love mom! Selain itu Allah memberikan kemudahan dalam banyak jalan kehidupan yang saya tempuh.

Jalan pertama yang Allah berikan untuk jadi pribadi yang mandiri yaitu masuk ke universitas favorit di Indonesia yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM) pada pengalaman pertama ikutan tes masuk universitas. I love UGM n jogja very much!! Bersyukur banget karena saya juga ada keluarga di Jogja. 
Disana saya banyak belajar banyak hal saat bertemu banyak orang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Pertama kali rasanya jauh dari keluarga, tapi bersyukur saya sangat mudah beradaptasi dan memiliki banyak teman-teman yang super duper baik! Hari pertama aza saya udah diajak berangkat bareng sama salah satu temen yang bawa motor soalnya di jogja angkutan umum gak sebanyak di cianjur atau bandung. Hari-hari selanjutnya jogja udah kayak rumah sendiri, saat sakitpun ada temen yang perhatian. 

Banyak pengalaman menarik dan gak terlupakan sebagai pendatang disana. Temen-temen disana luar biasa ramah dan baik mestipun baru kenal sebentar jadi yang awalnya sering homesick, ngerasa jogja feels like home. 🙂 it will always be my second home.

Rasanya belum ada yang mampu mengalahkan kenyamanan yang diberikan oleh UGM dan jogja kecuali cianjur (my hometown) hehe.

Sebagai mahasiswa saya termasuk mahasiswa yang aktif (dalam bergaul dan berwisata) :D. Selain itu juga ada pengalaman-pengalaman menarik kaya nulis buku SD dan SMP 😀

Saya termasuk orang yang suka menulis, ngobrol sama banyak orang (mestipun gak dikenal), bertukar pendapat sampai berdebat (sama orang yang udah saya kenal deket sih :p).

Saya bersyukur juga punya banyak teman yang sangat baik dan selalu ditempatkan diantara orang-orang yang membawa pengaruh baik. Sahabat adalah orang-orang yang selalu memberikan pengaruh postif dan mendukung saat dibutuhkan juga memberi bantuan diperlukan. That’s why we need best friends!!! We’ve shared lots of moments together! 😀

baiklah… Sepertinya cukup dulu postingan kali ini, postingan ini ditujukan buat diri saya sendiri dan orang-orang yang saya sayangi dan . 😀

It’s Me

imageHello world… Welcome to my blog..

Finally punya blog baru setelah lama gak pernah nulis blog karena blog lama dihack orang. 😀

Menulis itu menyenangkan karena bisa berbagi pengalaman, menuangkan unek2, curhat, (mungkin) menginspirasi diri sendiri dan orang lain dengan apa yang udah ditulis juga. Mestipun bukan penulis professional yang gaya nulisnya masih acak-acakan plus moody tapi semoga blog ini cukup bermanfaat ya buat saya dan yang kecelakaan baca blog ini. Maap mengandung banyak konten gak penting dan curhat juga 😁

Kayanya pengantarnya cukup sampe disini. Mari kita sudahi. 😀

Terima kasih sudah berkunjung dan baca blog saya. Salam persahabatan.

NPI ^_^