Catatan Hati Seorang Ibu di Rantau

He’s the one that keeps me on my toes and I wouldn’t have it any other way.

Time flies!

Let me love you a little more before you’re not so little anymore

Selama 2 tahun lebih, hampir gak pernah sendiri (fisik dan pikiran), selalu ada yang menemani (AKA ngintilin) kemanapun pergi. Sekalipun itu ke Toilet! Semua ibu yang pernah melalui kondisi yang sama pasti tau rasanya gimana. Antara seneng punya privilege sebagai seorang ibu tapi ada saatnya rasanya pengen lari ke hutan dan pecahkan saja gelasnya. wkwk

Motherhood is the hardest and most rewarding job in the world.

Pengalaman pertama jadi seorang ibu gak akan terganti dengan apapun. I love watching you grow up yet it’s bittersweet. Tiap ngeliat Toshi semakin mandiri, bisa banyak hal, tumbuh sehat dan sempurna, ada rasa bersyukur, bangga, seneng tapi juga sedih. Sedih karena bayi kecil yang dulu selalu nempel dan bergantung banget sama ibunya, sekarang perlahan-lahan mulai mandiri mestipun saat ini masih banyak butuh bantuan ibunya. Sedikit-sedikit ibuuu.. ibuu.. tapi panggilan itu yang paling ditunggu tiap harinya💕. Mestipun kadang kalau lagi lelah, ngantuk dan laper, ibu juga bisa jadi overreact karena diintilin terus. Pernah nanya “a toshi kan bisa sendiri, kenapa harus sama ibu? jawabannya “karena a toshi seneng kalau sama ibu”. Langsung merasa bersalah kadang suka kesel, padahal di hati anak perhatian ibu itu segalanya. Maaf ya nak hiks. Jadi orang tua memang proses belajar seumur hidup. Hampir semua ibu-ibu pasti mungkin pernah ngerasain ada di posisi itu dan ngerti banget tanpa dijelasin panjang kali lebar. Seperti kata om John Medina dibukunya Brain Rules for Baby.

Having a first child is like swallowing intoxinating drink made of equal parts joy and terror, chased with a bucketful of transitions nobody ever tells you about. (John Medina)

Sejak ada Toshi, saya ngerti kenapa ada ibu-ibu yang yang suka gak fokus kalau lagi jalan dan tetep kalem mestipun anaknya mancing kerusuhan :p. Termasuk bisa ngerti kenapa ibu-ibu tiba-tiba berubah kehidupannya sejak jatuh cinta sama bayik kecil yang digendongnya buat pertama kali! suddenly they mean the world to her! Sebelum ada Toshi yang ada dipikiran adalah saya, saya, saya.. Setelah ada Toshi jadi Toshi, Toshi, Toshi! Jangan aneh sih kalau ibu-ibu hobi ngomongin tentang anaknya.

Salah satu hal yang paling saya syukuri setelah melahirkan adalah alhamdulillah punya kesempatan megASIhi Toshi selama lebih dari 2 tahun tanpa ada jarak sedikitpun diantara kita. Itu adalah momen-momen paling dirindukan sekarang. Kadang masih sesegukan kalau inget masa-masa itu. Hiks. Hold your babies close everyone, time is sure fleeting. Sekarang kalau ngeliat foto-foto Toshi waktu bayi bawaannya melow banget.

Masih teringat jelas banget juga, pertama tau positif hamil Toshi saat bulan ramadan, sebelum mudik ke Indonesia, rasanya kaget dan bersyukur banget. Gak sabar ketemu dengan seseorang yang udah bikin jatuh cinta banget bahkan sebelum ketemu. Setelah ketemu kehadirannya membawa berjuta cerita. Mulai dari gemes to the max sampe ngerasain jadi zombie di bulan-bulan pertama jadi new parents. Sekarang senyumnya, ketawanya, celotehnya jadi candu banget!

Alhamdulillah bersyukur banget sampe detik ini masih dikasih kesempatan buat selalu ada disamping a Toshi. Suatu saat kalau a Toshi udah sekolah, ibu pasti kangen banget. Mestipun kadang kalau lagi lelah ibu suka kurang tanggap sama ocehan a Toshi (maaf ya nak) tapi itu yang bakal ibu kangenin di sepanjang sisa hidup ibu nanti. Memang bener masa kecil itu begitu singkat dan gak akan terulang. I love you a Toshi! Semoga a Toshi panjang umur, sehat selalu, jadi anak sholih dan suatu saat saat baca tulisan ini bisa bikin a Toshi senyum! You are the one that keeps me on my toes.

Alhamdulillah niat nulis pengalaman selama jadi ibu, sejak Toshi lahir udah mulai terealisasi. It’s never too late to start.

Let them be little cause they’re only that way for a while

Tempat Favorit Menikmati Musim Gugur di sekitar Tokyo – Tokyo’s Autumn Foliage Viewing Spots

Autumn shows us how beautiful it is to let things go

Autumn in Tokyo, Showa Kinen Park, Tachikawa.

Siapa sih yang gak terkesima sama keindahan alam Jepang saat autumn?

Autumn adalah waktu yang cucok banget buat menikmati keindahan alam di Jepang, selain spring dimana sakura bermekaran. Autumn foliage peak di area Tokyo dimulai akhir bulan November sampai awal Desember.

Time flies. Gak berasa tahun ini adalah autumn kita yang ke-5 selama merantau di Jepang, tepatnya di Tokyo coret. Kali ini mau sharing beberapa tempat favorit saya menikmati indahnya Autumn di sekitaran Tokyo.

Showa Kinen Park

Showa Kinen Park ini merupakan taman terluas di area Tokyo dan merupakan taman favorit saya di setiap musim, terutama musim gugur dan musim semi selama tinggal di Jepang. Showa Kinen Park ini berlokasi di kota Tachikawa, sekitar satu jam naik kereta dari pusat Tokyo. Selama saya tinggal di Jepang, dari semenjak sebelum ada anak bayik sampai udah ada balita, setiap musim gugur saya pasti kesini buat menikmati autumn foliage. Tempatnya memang nagih buat dikunjungi berkali-kali, karena tamannya indah dan luas banget. Selain pemandangan tamannya yang memanjakan mata, ada area piknik, perahu, danau, kereta taman, taman jepang (japanese garden), taman bermain anak, hutan anak (children’s forest) yang bikin anak-anak dan orang tuanya juga betah banget, air mancur, termasuk ada fasilitas buat sewa sepeda juga. Setelah saya berkali-kali kesini aja masih ada area yang belum sempat dijelajahi.

Akses : Nishi-tachikawa station (langsung keluar di depan gerbang masuk), Tachikawa station (10 menit jalan sampai ke gerbang masuk)

Tiket masuk : 550 yen (umum lebuh dari 15 tahun), 440 yen (mahasiswa dan sma)

Waktu buka : 9.30-16.30 (hari kerja), 8.30-16.30 (hari libur) periode november-februari

Shinjuku Gyoen National Garden

Shinjuku Gyoen National Garden merupakan taman paling populer di pusat kota Tokyo, semacam Central Park di New York. Berbagai jenis pohon dan bunga ada disni. Shinjuku Gyoen Garden ini luas dan indah di berbagai musim juga terutama musim gugur dan musim semi. Lokasinya stategis banget yaitu di area Shinjuku. Shinjuku merupakan area di pusat kota Tokyo yang paling ramai dengan tempat perbelanjaan dan hiburan. Shinjuku station sendiri merupakan stasiun paling ramai di Jepang, ada sekitar 2 juta penumpang perharinya.

Akses : Shinjukugyoemmae station (jalan 5 menit sampai gerbang), JR Shinjuku station “new south exit”(jalan 10 menit sampai shinjuku gate)

Tiket : 500 yen (lebih dari 15 tahun), 250 yen (6-14 tahun)

Jam Buka : 1 Oktober-14 Maret 9.00-4.00, 15 Maret – 30 September 9.00-5.30

Koishikawa Korakuen

Koishikawa Korakuen Garden merupakan salah satu taman jepang tertua di Tokyo yang dibangun di jaman Edo. Koishikawa Korakuen ini indah banget di musim gugur, terutama buat menikmati indahnya red maple (momiji). Lokasi Koishikawa Korakuen ini juga sangat strategis karena berada di pusat kota Tokyo dan dekat Tokyo Dome dan Amusement Park.

Akses : Iidabashi station (7 menit jalan) Korakuen station atau Suidobashi station (10 menit jalan)

Yoyogi Park

Yoyogi Park merupakan salah satu taman yang hits juga di pusat kota Tokyo yang letaknya deket banget sama Harajuku station dan Meiji Jingu Shrine. Tamannya luas dan ada banyak pohon sakura dan ginko yang warnanya indah banget di musim gugur.

Akses : Meiji Jingu mae station, Hajuku station

Kitanomaru Park

Kitanomaru Park ini ada di area Tokyo imperial Palace, salah satu hidden paradise favorit buat menikmati keindahan alam di tengah-tengah kota Tokyo. Kitanomaru Park ini indah banget di musim gugur dan gak serame taman-taman yang populer kaya shinjuku gyoen dan yoyogi park. Jalan-jalan di Kitanomaru Park ini bikin berasa ada di tempat lain, yang jauh dari keramaian kota Tokyo. Relaxing banget! Gak pernah bosen jalan-jalan kesini terutama di musim gugur. Di depan Kitanomaru Park ini ada ratusan pohon sakura sepanjang Tokyo imperial place moat. Jadi pas musim sakura jadi salah satu tempat yang hits banget.

Akses : Kundanshita station

Yasukuni Shrine

Yasukuni shrine ini letaknya ada di sebrang jalan Kitanomaru Park.

Akses : Kudanshita station

Tokyo Imperial Palace Garden

Tokyo imperial palace garden ini salah satu tempat favorit buat ngajak turis di Tokyo.

Akses : Otemachi station, Tokyo station

Icho Namiki Dori (Ginko Avenue Tokyo)

Icho Namiki Dori ini salah tempat hits waktu musim gugur di Tokyo karena sepanjang jalan ini dipenuhi pohon ginko yang berbaris rapih dan berubah warna jadi kuning keemasan di puncak musim gugur.

Akses : Aoyama itchome station , Gaiemmae station

Hibiya Park

Akses : Hibiya station

Kodomono Kuni (Children’s Land) Yokohama

Akses : Kodomonokuni station

Akebono Children’s Forest Park Saitama

Akses : Motokaji station

Wisata Kuliner Halal di Tokyo

Assalamualaikum…

Warning : Diajurkan untuk tidak membaca dalam keadaan perut keroncongan atau puasa 😁

Setelah sekian lama merantau di Tokyo coret, ngerasa bersyukur banget karena Tokyo semakin muslim friendly. Semakin banyak mesjid, tempat sholat, termasuk kuliner halal di Tokyo. Alhamdulillah jadi bisa nyicipin beraneka ragam kuliner halal khas Jepang/non Jepang tanpa resah dan gelisah karena kehalalannya. Tapi sedihnya, sebagian resto halal yang baru buka sering keliatan sepi pengunjung. Jadi di blog post kali ini, saya mau sharing informasi tentang beberapa rekomendasi resto halal di Tokyo dan sekitarnya yang pernah dikunjungi. Blog post ini in shaa Allah akan diupdate pelan-pelan ya karena ternyata tempat yang dikunjungi udah semakin banyak.

Ohiya, temen-temen juga bisa install aplikasi “Halal Gourmet Japan” buat memudahkan untuk mencari informasi resto halal di sekitar lokasi yang dituju. Selain itu, untuk update informasi makanan-makanan halal bisa kepoin website, facebook dan instagramnya “Halal Media Japan” sama facebook “Halal Food Japan”.

Aplikasi Halal Gourmet Japan ini, termasuk must have app banget buat muslim yang berwisata atau tinggal di Jepang. Aplikasinya powerful dan user friendly banget buat mencari makanan halal, tempat sholat dll, yang diperlukan selama kita jalan-jalan di Jepang, terutama di area Tokyo.

Berikut ini beberapa Kuliner Halal di Tokyo dan sekitarnya yang pernah kita kunjungin dan rasanya cocok di lidah kita.

Ramen Halal Honolu (Asakusa dan Ebisu)

Ramen Halal Honolu ini jadi salah satu ramen halal favorit kita, karena kaldu ayamnya yang kental dan gurih banget. Salah satu resto ramen andalan juga kalau buat ngajak keluarga atau temen dari luar Tokyo kesini. Selain di Ebisu, sekarang ada cabang baru yaitu Ramen Honolu Asakusa. Menurut saya Honolu Asakusa tempatnya lebih family friendly dan staffnya ramah banget. Menu favorit kita disini yaitu Spicy Yakiniku Ramen. Daging yakinikunya berasa banget dan versi pedesnya bikin nagih banget! Selain ramen ada menu lainnya juga kaya gyoza, karage dll. Di Ramen Halal Honolu disediakan juga prayer space. Selain di Tokyo, Ramen Halal Honolu ini juga punya cabang di Osaka.

Akses stasiun (cabang Asakusa) : 7 menit jalan dari Asakusa station (Tokyo Metro Ginza Line)

Akses stasiun (cabang Ebisu, Shibuya) : 7 menit jalan dari Ebisu station (Tokyo Metro Hibiya Line)

Jam Operasional : Selasa sampai Minggu (Senin libur) Makan siang : 11.30 – 14.30 dan Makan malam : 17.00 – 22.00 (Silahkan dicek lagi untuk update terbarunya)

Harga ramen dimulai dari 880 yen –

Ramen Halal Mazilu Lanzhou Lamian di Jimbocho

Ramen Halal Mazilu Lanzhou Lamian ini adalah ramen yang terkenal banget di China. Kuahnya berasal dari kaldu sapi, bening, gurih dan seger. Di Ramen Halal Mazilu Lanzhou Lamian ini kita bisa pilih berbagai jenis mie dengan ukuran dan tekstur yang berda-beda. Ciri khas ramen disini adalah mie dan daging sapinya yang lembut banget. Ada versi pedasnya juga atau bisa minta sambel terpisah. Staffnya ramah-ramah dan tempatnya cozy buat makan bareng temen atau keluarga. Selain Mazilu Lanzhou Lamian di Jimbochou, ada Juga Chinese Ramen halal sejenis ini yang lain di daerah Tokyo, yaitu Ramen Halal Kaenzan Lanzhou Lamian juga yang punya dua cabang lain di daerah Ikebukuro dan Tokyo station.

Akses stasiun terdekat : 4 menit jalan dari Jimbocho station (Tokyo Metro Hanzomon Line), 15 menit jalan Kudanshita station (Tokyo Metro Tozai Line)

Jam Operasional : setiap hari, Makan siang : 11.00 – 03.00 Makan malam : 17.00 – 08.30 (Silahkan dicek lagi)

Harga mulai : 950 yen –

Ramen Seafood Kaijin (Shinjuku dan Kichijoji)

Ramen Kaijin ini adalah seafood based ramen yang termasuk dalam list Halal Gourmet Japan tapi belum punya sertifikat halal resmi. Ramen Kaijin ini udah polpuler di kalangan muslim Jepang sejak tahun 2012, waktu pertama kali saya berkunjung ke Tokyo. Tekstur dan rasa mienya memang beda dan juara menurut saya. Kuah ikannya yang bening dan gurih menambah kenikmatannya yang hakiki. hehe. FYI, kuah ikannya setiap hari ganti dari jenis ikan yang berbeda. Untuk topping ramennya ada bakso udang dan ayam. Tapi dikarenakan ayamnya gak bersertifikat halal, jadi bisa minta tanpa bakso ayam. Ramen Kaijin cabang Shinjuku ini hampir selalu antri panjang setiap kesana karena selain enak, lokasinya juga strategis banget, deket dari Shinjuku station dan Takashimaya Shinjuku (ada prayer room nya di lantai 11). Staffnya juga baik dan ramah banget, waktu tau saya hamil (liat pregnancy badge) langsung dikasih kursi buat pas ngantri. Setiap kesana juga selalu ramah sih.

Akses stasiun (cabang Shinjuku) : 4 menit Shinjuku station south exit (JR Yamanote Line) atau 6 menit jalan dari Shinjuku Sanchome station exit C2 (Tokyo Metro Marunouchi Line)

Akses statsiun (cabang Kichijoji) : Kichijoji station (JR Chuo Line)

Jam Oprasional : Setiap hari, Makan siang : 11.00 – 15.30 Makan malam : 16.30 – 23.00 (Silahkan dicek lagi)

Harga mulai : 830 yen –

Ramen Halal Shiibei Suitengumae/Kayabacho

Ramen Halal Shiibei ini jenis ramennya mirip Mazilu Lanzhou Lamian Jimbocho. Disini ada beberapa pilihan kuah ramen yaitu kaldu sapi, kaldu ayam dan kaldu udang. Selain itu, kita juga bisa nyoba Tsukemen (jenis ramen yang kuah sama mienya dipisah, kalau kata orang sunda mah mie yamin). Tempatnya cukup minimalis aka gang senggol, cuma tersedia kursi di counter, gak tersedia meja. Tapi lokasinya deket banget sama stasiun suitengumae.

Akses stasiun : 3 menit jalan dari Suitengumae station (Tokyo Metro Hanzomon Line)/ 15 menit dari Kayabacho station (Tokyo Metro Tozai Line)

Jam Operasional : Senin-Sabtu (Minggu libur), Sabtu hanya ada Makan Siang : 11.00 – 15.00; Senin-Jumat : Makan Siang 11.00 – 14.30, Makan Malam 17.30 – 22.00 (Silahkan dicek lagi)

Harga mulai : 880 yen –

Ramen Halal Ouka Shinjuku Gyoen

Halal Ramen Ouka ini pemiliknya keluarga muslim Jepang yang ramah banget. Menu ramen yang bisa dipilih cukup banyak. Dalam satu set menu Ramen, ada tambahan nasi, ayam panggang dan yakitori. Jadi in shaa Allah bikin kenyang banget. Selain halal ramen, tersedia juga menu vegan ramen. Lokasinya juga deket sama Shinjuku Gyoen National Park. Halal Ramen Ouka menyediakan tempat sholat.

Akses stasiun terdekat : 5 menit Shinjuku Gyoemmae station (Tokyo Metro Marunouchi Line) atau Shinjuku

Jam Operasional : Senin – Kamis (14.00 – 22.00) ; Jumat (18.00 – 22.00); Sabtu, Minggu/ Hari Libur (13.00-22.00)

Harga mulai : 1500 –

Ramen Halal Ayam Ya Okachimachi

Ramen Ayam-Ya merupakan ramen halal yang lokasinya cukup strategis, yaitu di daerah Okachimachi, Ueno. Kuah kaldu Ramen Ayam Ya berasal dari ayam, teksturnya kental dan rasanya gurih. Daerah Ueno ini merupakan salah satu daerah favorit kita buat jalan-jalan sekitaran Tokyo, karena muslim friendly dan kids friendly. Banyak makanan halal dan tempat tujuan bermain buat anak-anak. Ramen Halal Ayam-Ya ini letaknya deket banget sama mesjid As-Salam.

Akses stasiun terdekat : Naka-Okachimachi station

Jam Operasional : Setiap hari, Makan Siang : 11.30 – 15.00 Makan Malam 17.00-21.30 (Silahkan dicek lagi)

Harga mulai : 850-

Ramen Halal Taizan Sakura Asakusa

Halal Taizan Sakura Asakusa ini termasuk halal ramen baru di daerah Asakusa. Tempatnya cukup nyaman buat makan sama keluarga karena tempatnya cukup luas, dibanding resto ramen pada umumnya yang kaya gang senggol. Hehe Menu yang saya suka di resto ini adalah Ramen Sakuraebi, kuahnya bening dan gurih. Selain itu, hidangan khas disini lainnya adalah tsukemen kuah kari. Bumbu kuah karinya sejenis kari India gitu.

Akses stasiun terdekat : Asakusa station (Tokyo Metro Ginza Line)

Jam Operasional : Setiap Hari, 11.00 – 22.00 (Silahkan dicek lagi)

Halal Yakiniku Panga Okachimachi

Selain Ramen, makanan khas Jepang lainnya yang rekomen banget dicoba yaitu daging wagyu halal. Salah satu resto Yakiniku halal yang harus dicoba yaitu Halal Yakiniku Panga. Kualitas Wagyu Halal di resto ini gak diragukan lagi. Juara! Suasana dan tempatnya nyaman banget buat makan bareng keluarga. Kita bisa bakar sendiri daging Wagyu langsung di meja. Buat mendapatkan tingkat kematengan daging wagyu yang pas memang agak tricky, hati-hati karena kalau sampai kematengan, malah jadi yakiarang. Secara harga, Yakiniku Panga ini masih lebih terjangkau dibandingin sama resto Yakiniku halal yang lainnya. Lokasinya dekat mesjid As-Salam Okachimachi.

Akses stasiun terdekat : Naka-Okachimachi

Halal Wagyu Dining Panga Asakusa

Halal Wagyu Dining Panga ini merupakan sodaranya Yakiniku Panga Asakusa. Semua menu yang kita coba disiini rasa Wagyu nya sangat memuaskan. Kalau menu favorit saya disini adalah sukiyakinya. Juara! Kalau buat pecinta pedes, spicy donburinya nendang banget. Bedanya disini kita gak harus bakar-bakar dagingnya. Tempatnya nyaman banget buat makan bareng keluarga.

Akses stasiun terdekat : Asakusa station

Halal Motsunabe Issho Ueno

Halal Yakiniku Gyumon Shibuya

Halal Yakiniku gyumon ini letaknya di Shibuya, salah satu distrik paling ramai di Tokyo. Gyumon menyajikan Yakiniku halal ala resto tradisional Jepang banget. Satu orang harus pesan satu set menu, harganya mulai dari 3500 yen waktu tahun 2015.

Akses stasiun terdekat : Shibuya station

Jam Operasional : Senin (05.00 pm-10.00 pm) Selasa-Minggu (12.00 pm-12.00 pm)

Halal Sushiken Asakusa

Sushiken merupakan restoran sushi halal pertama di Tokyo. Sushi disini termasuk sushi yang kualitas tinggi. Kita bisa ngeliat langsung proses pembuatannya di depan kita sama chefnya langsung. Lokasinya strategis banget di daerah asakusa.

Akses terdekat : Asakusa station

Halal Minato Yokohama

Resto Halal Minato ini sebenernya lokasinya bukan di Tokyo tapi masih terjangkau dari Tokyo sekitar sejam pake kereta (bukan jalan kaki ya). Pertama kali tertarik kesini karena pengen nyoba okonomiyaki halalnya, karena jarang banget restoran yang nyediaiin menu okonomiyaki halal. Okonomiyaki itu sejenis martabak jepang. Selain okonomiyaki masih banyak pilihan makanan khas Jepang lainnya, kaya sushi, ramen, tempura dan alain-lain. Kalay lagi di daerah Yokohama, harus mampir sini kalau pengen nyoba berbagai macam makanan khas Jepang halal.

Akses stasiun terdekat : Nihon-Odori station

Sarah Kitchen

Sarah kitchen ini adalah resto halal yang lokasinya di dekat Waseda University. Menu utamanya ayam karage. Tempatnya minimalis, tapi satu porsinya lumayan gede.

Akses terdekat : Nishi-Waseda station

Akses terdekat (cabang ikebukuro) : Ikebukuro Station (Tokyo Metro)

Akses terdekat (cabang Harajuku) : 10 menit dari Meiji Jingumae station (Tokyo Metro Chiyoda Line)

Halal Homemade Udon Kineyamugimaru di Narita Airport

Kineyamugimaru homemade udon ini bisa jadi salah satu pilihan makanan halal saat berada di Narita Airport. Menurut saya rasanya lebih enak dari udon-udon yang pernah saya coba di tempat lain. Lokasinya ada di Central Wing 5F, Terminal 1 di Narita Airport.

Akses terdekat : Narita Airport station

Tokyo Muslim Hanten Kinshicho (Chinese Restaurant)

Resto Chinese Halal Hanten di Kinshichou ini menyediakan menu beragam banget sampe hampir 100an jenis menu (kalau gak salah). Kebanyakan masakan khas ala chinese food. Karena udah lumayan lama kesini foto makanannya ternyata gak ada wkwk. Restonya cukup luas dan kursi dan mejanya banyak, jadi cocok buat kumpul-kumpul bareng temen dan keluarga disini.

Akses terdekat : Kinshichou station

Manhattan Fish Market (Ikebukuro)

Cinta Jawa Cafe Akihabara (Indonesian Restaurant)

Akses terdekat : Akihabara station

Rasa Malaysia Ginza (Malaysian Restaurant)

Akses stasiun terdekat : Ginza station

Yujin Takadanobaba

Akses terdekat : Takadanobaba station

Halal Indian Resto Khazana Decks Odaiba

Akses terdekat : Odaiba Seaside Park station

Halal Yakitori Shin Okubo

Akses terdekat : Shin-Okubo station

Halal Chicken Man Ameyokocho Ueno

Akses terdekat : Ueno station

Kebab Akihabara

Akses terdekat : Akihabara station

Oskar Kebab Ameyokocho Ueno

Akses terdekat : Ueno station

Mamo Kebab Cafe Harajuku

Akses terdekat : Harajuku station/Meiji Jingumae station

J Box Kebab Harajuku

Karena butuh waktu nulisnya jadi akan diupdate pelan-pelan ya :D.

Perjalanan dan Titipan

Perjalanan ini mengajarkan…

kalau lelah boleh istirahat dulu,

kalau ditengah jalan ada pemandangan indah boleh dinikmati dulu,

kalau hujan boleh berteduh dulu,

kalau bingung arah boleh bertanya dulu,

tapi jangan berhenti sebelum sampe tujuan mestipun panjang dan penuh tantangan.. (novapi)

Di perjalanan kita bisa belajar banyak hal,

Bisa ketemu banyak orang dengan cerita yang berbeda,

Belajar memahami kalau setiap orang itu berbeda

Mengalami banyak kejadian yang gak terduga

Mengajarkan semuanya cuma sementara dan titipan

Belajar bersabar menempuh perjalanan

Sampai akhirnya sampai di tempat tujuan..

Dan akan ada saatnya kita pulang.

Oleh karena itu saya suka jalan-jalan…. Beneran jalan yaa bukan piknik 😀

Begitulah sebuah perjalanan lebih banyak mengajarkan hal-hal yang berharga dalam hidup dibandingkan sebuah nasihat, itu salah satu alasan saya suka banget ngajak balita jalan-jalan, entah itu cuma ke sekitaran rumah, ataupun tempat yang jauh.. Bersyukur banget sekarang jadi punya temen jalan kemana-mana!

Perjalanan terpanjang

Hidup adalah perjalanan. Iya kita cuma mampir sebentar sampai waktunya kembali.

Live in this world as a traveller or a stranger

Titipan dalam Perjalanan

Di perjalanan panjang ini pasti ada peran yang harus jalankan. Peran terpenting dalam hidup saya yaitu jadi seorang ibu. Ada titipan yang begitu besar dari Allah buat seorang ibu yaitu seorang anak. Anak itu bukan miliknya tapi cuma titipan dari Allah yang harus dijaga sebaik-baiknya. Rabbli Habli minassalihiin.